
Hi! I was just blogging by and really appreciated your entry on perfumes. I myself have a difficult time finding the right scent and usually end up going thru several different brands. Chanel has proven to be my fav. I also like Lucky. I have never tried this Paris Hilton. Think I shall try it! Feel free to stop by anytime!
kok bisa
TULUS? apa itu? makanan kah ? dari kamus yang saya dapat TULUS adalah berasal dari hati, bebas dari kepura-puraan atau kecurangan.
Apa yang terjadi jika Anda benar-benar tulus mencintai seseorang?
Apa yang terjadi jika Anda benar-benar bekerja setulus hati?
Apa yang terjadi pada Anda jika apapun yang Anda lakukan / siapapun yang Anda ajak berinteraksi Anda lakukan dengan tulus, tanpa kepura-puraan dan maksud lain?
Jika Anda tulus apakah berarti Anda tidak boleh punya maksud lain ( yg baik, yang sepihak, yang menusuk dll baik bagi dia dan kita, bagi pekerjaan yag kita lakukan dan bagi kita?) bukankah semua yang kita lakukan selalu ada maksud?entah buruk atau baik itu urusan ANda, karena saya membahas TULUS tentu maksud baik.
JIka TULUS itu berarti tidak mengharap apa-apa? lantas buat apa kita berbuat demikian? dengan TUlUS Anda mungkin mengharapkan Anda jadi lebih baik, bukankah itu juga sebuah harapan? dengan TULUS mungkin ANda mengharapkan teman / kolega yang mau bekerja sama dengan Anda, harapan juga kan?
Dari setiap aksi selalu ada reaksi! itu ilmiah!! lalu sebuah AKSI yang namanya TULUS, apakah REAKSI-nya?
Ada dua REAKSI yang mungkin bisa muncul dilihat dari sudut pandang saya orang awam dalam hal ini yang mungkin tidak mendasarkan pada sebuah theory, tapi hanya berdasarkan pengalaman dan hati nurani saya saja.
Reaksi Pertama :
Anda akan menuai bunga, menuai cinta, menuai kenaikan gaji, posisi dll. Sebuah harapan baik dari ketulusan yang akhirnya bisa didapat, dan Anda akan bicara "Itulah hasilnya jika Anda tulus."
Reaksi Kedua:
Anda akan menuai tikaman, celaan, hinaan, dll. Sesuatu yang tidak ada harapkan dari ketulusan yang Anda lakukan, dan Anda akan bicara "Kenapa?? apa yang salah?? aku sudah tulus?" dan Anda mulai menghakimi diri sendiri.
- secara kiasan = cairan apa yang sudah saya masukan ke dalam AKSI saya sehingga REAKSI-nya tidak sesuai dengan yang diharapkan?
Tanggapan akan REAKSI yang GAGAL bisa bermacam-macam, dan saya memandang dari sudut pandang kepribadian seseorang yang jelas-jelas ada empat ; Sanguine, Choleric, Melancholic, dan Phlegmatic. Ada yang bilang begini "
"Ah cuek aja." "Ah, nggak usah dipikiran, enjoy aja." "Aduh kenapa ya? kok jadi begini?" "Apa salah saya ya?" "Take it easy." dll
1. Sanguine
Ketika sang Sanguine telah dengan TULUS melakukan sesuatu, dan GAGAL. Reaksinya nmungkin dia akan berkata " Seharusnya tidak GAGAL, saya kan sudah pasti memasukan "cairan" yang benar, pasti ada yang salah dengan tabungnya ( tabung saya ibaratkan- sebuah media speri teman, pekerjaan, dll)"
2. Choleric
Sang Choleric mungkin akan bereaksi diam atau dia akan bilang "Aku nggak mau TULUS lagi." intinya dia "trauma" dan patah semangat karena REAKSI dari AKSInya tidak membuahkan hasil.
3. Melancholic
San Melo mungkin akan bereaksi "Kenapa ya?? aku salah apa? aku sudah TULUS?" intinya dia akan menghakimi diri sendiri, merasa dia sendiri dan kemudian dia jadi down
4. Phelgmatic
Sang "Santai" si phlegmatic mungkin akan bereaksi " hmm, sante aja. Besok dicoba lagi." Intinya dia cuek karena dia menganggap dia bisa mencoba dan coba lagi.
Jadi GAGAL adalah sebuah REAKSI yang harus diterima dari AKSI yang namanya TULUS. Anda sang experiment AKSI harus menerimanya sebagai UJIAN. UJIAN untuk menjadi lebih bijaksana, UJIAN yang terus akan Anda jalani, UJIAN sulit yang artinya Anda harus siap GAGAL, siap KECEWA, siap DIHINA, siap DICELA, dll. Tetapi semua adalah sebuah UJIAN berharga yang bisa merubah Anda menjadi manusia yang bijaksanayaitu manusia yang tidak cuek akan dirinya sendiri dan orang sekitar atau masalah yang dihadapi sehingga dia bisa belajar, manusia yang bisa menganalisa kesalahannya dan bukan hanya pada orang lain, manusia yang mengandalkan logika daripada perasaan, manusia yang bisa mengambil tindakan tegas dan tangkas jika gejala REAKSI yang Namanya GAGAL muncul sehingga bisa mencegah GAGAL itu semburat keluar "membunuh" kreativitas Anda.
Intinya GAGAL adalah RESIKO / REAKSI dan UJIAN dari sebuah AKSI yang namanya TULUS